KUMPULAN ARTIKRL NUNUTJOE

Langganan Artikel Via Email

CISCO ios Command



 CISCO ios Command
http://nwbooks.net/thumbbook/ccna-ios-command-survival.jpg
Definisi Router
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke
network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada
sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Router
menghubungkan network-network tersebut pada network layer dari model OSI, sehingga secara
teknis Router adalah Layer 3 Gateway. 1 Router bisa berupa sebuah device yang dirancang khusus
untuk berfungsi sebagai router (dedicated router), atau bisa juga berupa sebuah PC yang
difungsikan sebagai router.
Dalam tulisan ini, saya hanya akan menulis tentang Cisco Router, yaitu sebuah dedicated router
yang dibuat oleh Vendor bernama Cisco. Oleh karena itu, setiap kata Router dalam tulisan
berikutnya akan diartikan sebagai Cisco Router.

to complete article about this download .pdf  here

Network Interface
Network Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke
network. Network Interface adalah perangkat keras yang bekerja pada layer 1 dari Model OSI.
Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau
WAN. Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai
minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan
2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke
Router.
to complete article about this download .pdf  here
Mengkonfigurasi Router
Router tidak mempunyai layar monitor untuk berinteraksi dengan network administrator, oleh
karena itu, kita membutuhkan sebuah PC untuk men-setup sebuah router.
PC tersebut harus disambungkan ke router tersebut dengan salah satu dari cara berikut:
• melalui console port
• melalui Network
 to complete article about this download .pdf  here
Men-konfigurasi Router melalui Port Console
Console port adalah sebuah port pada router yang disediakan untuk menghubungkan router tersebut
pada “dunia luar”. Sebuah kabel Roll Over dibutuhkan untuk menghubungkan serial interface pada
PC dan Console port pada router tersebut. Setelah Router terhubung dengan PC, Router dapat
dikonfigurasi dengan menjalankan applikasi HyperTerminal dari PC. 2
Men-konfigurasi Router melalui Network
Dengan cara ini, Router dapat dikonfigurasi dengan PC yang terhubung dengan Router melalui
network. Cara ini hanya bisa digunakan untuk melihat konfigurasi dan memodifikasi konfigurasi
pada router. Mengapa ? Karena sebuah router hanya akan terhubung ke network jika Network
Interface-nya sudah terkonfigurasi dengan benar. Di sisi lain, cara ini juga mempunyai kelebihan.
Dengan cara ini, network administrator lebih leluasa menempatkan PC-nya untuk memodifikasi
http://nunutjoe.blogspot.com/
konfigurasi router. Network administrator bisa menempatkan PC-nya di mana saja, asalkan PC
tersebut bisa terhubung ke Router melalui jaringan. Dengan cara ini, Network administrator
membutuhkan applikasi telnet untuk mengkonfigurasi Router tersebut. Berikut adalah langkahlangkah
menggunakan telnet pada PC dengan Sistem OperasiWindows:
• Jalankan command prompt (atau MS DOS prompt pada Windows 9x)
• Ketik perintah berikut pada command prompt:
C:\> telnet IP-address-Router
Contoh:
C:\> telnet 172.16.148.1
Inisialisasi Konfigurasi Router
Konfigurasi Router disimpan pada sebuah memory spesial pada router yang disebut nonvolatile
random-access memory (NVRAM). Jika tidak ada konfigurasi yang tersimpan pada NVRAM, maka
system operasi pada Router akan menjalankan sebuah routine yang akan memberikan pertanyaanpertanyaan
yang jawabannya akan digunakan untuk mengkonfigurasi router tersebut. Routine ini
dalam kosakata Windows dikenal dengan nama Wizard. Namun pada Router Cisco, routine ini
disebut dengan nama system configuration dialog atau setup dialog.
Setup Dialog ini hanya dirancang untuk membuat konfigurasi minimal, karena tujuan utama dari
mode setup ini hanyalah untuk membuat konfigurasi secara cepat dan mudah. Untuk konfigurasi
yang komplex, network administrator harus melakukannya secara manual. Setup Dialog bisa juga
dipanggil walaupun NVRAM sudah berisi konfigurasi.
Administrator cukup mengetik command setup pada CLI (Command Line Interface) dan Setup
Dialog akan dieksekusi.Berikut adalah contoh pemanggilan Setup Dialog dari CLI.
Tingkat akses perintah
Untuk tujuan keamaan, perintah-perintah yang bisa dijalankan dari CLI dibagi menjadi 2 tingkat
akses, yaitu:
• User Mode
• Privileged Mode
User Mode ditujukan untuk melihat status router. Perintah-perintah yang diizinkan pada mode ini
tidak bisa mengubah konfigurasi router, sehingga mode ini lebih aman ketika seorang network
administrator hanya ingin melihat status router dan tidak ingin mengubah konfigurasi.
Privileged Mode mempunyai tingkat akses yang lebih tinggi. Dengan mode ini, network
administrator bisa mengubah configurasi router. Oleh karena itu, mode ini sebaiknya digunakan
dengan hati-hati sekali untuk menghindari perubahan yang tidak diinginkan pada router tersebut.
Saat log on ke router pertama kali, anda akan masuk pada user mode, dengan prompt berupa tanda
(>). Untuk berpindah dari user mode ke priviledge mode, anda harus mengeksekusi perintah enable
pada prompt. Prompt akan berubah menjadi tanda (#) ketika anda berada pada Privilged mode.
Untuk kembali ke user mode dari priviledge mode, anda harus mengeksekusi perintah disable pada
command prompt.
Contoh :
router con0 is now available
http://nunutjoe.blogspot.com/
Press RETURN to get started
router >
router > enable
router # disable
router >
router > logout
Mengubah Konfigurasi Router
Seperti telah disinggung sebelumnya, Setup Dialog tidak dirancang untuk memodifikasi
Konfigurasi Router ataupun membuat Konfigurasi Router yang komplex. Oleh karena itu, untuk
keperluan ini, harus dilakukan secara manual dengan memasuki Mode Konfigurasi. Pengubahan
konfigurasi ini bisa dilakukan langsung melalui console atau secara remote melalui jaringan seperti
telah diulas pada sebelumnya. Setelah PC terhubung ke router, maka network administrator harus
memasuki Privileged Mode dulu seperti yg telah disinggung sebelumnya Akhirnya, konfigurasi
dapat diubah dengan perintah configure terminal untuk memasuki global configuration mode yang
kemudian diikuti dengan baris-baris konfigurasi. Setelah baris-baris configurasi dituliskan, perintah
exit akan diperlukan untuk keluar dari global configuration mode.
Contoh : mengubah konfigurasi router
router con0 is now available
Press RETURN to get started
router >
router > enable
router # configure terminal
router (config) # interface ethernet 0
router (config-if) # description IT Department LAN
router (config-if) # exit
router (config) # exit
router #
Mengamankan Router dengan Password
Untuk menyulitkan orang yang tidak berhak mengubah dan mengacau konfigurasi router, maka
router tersebut perlu dilindungi dengan kata sandi (password).
Password untuk console
to complete article about this download .pdf  here


Comments
0 Comments

Responses

0 Respones to "CISCO ios Command"

Post a Comment

 
Return to top of page Copyright © 2010 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by HackTutors